You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Razia Preman Digelar di Terminal Kalideres
photo Folmer - Beritajakarta.id

Razia Preman di Terminal Kalideres Nihil

Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) bersama Polres Metro Jakarta Barat menggelar razia preman di Terminal Kalideres. Dalam razia itu, puluhan petugas dikerahkan menyisir preman di seluruh areal terminal tersebut.

Razia preman digelar untuk memberantas tindak kejahatan yang kerap terjadi di dalam areal terminal ini

"Razia preman digelar untuk memberantas tindak kejahatan yang kerap terjadi di dalam areal terminal ini," kata Thofik Winanto, Kepala Terminal Dalam Kota Kalideres, Selasa (17/5).

Thofik menjelaskan, selama razia, sekitar 40 petugas gabungan di lapangan ditugaskan menyebar dan mencari orang-orang yang berpotensi atau mencurigakan melakukan tindak kejahatan.

Pembinaan Preman dan Pengangguran Libatkan Rindam Jaya

"Kami juga melakukan pemeriksaan identitas terhadap orang yang mencurigakan. Namun, tidak ditemukan senjata tajam saat dirazia," terangnya.

Menurut Thofik, razia ini akan terus digelar secara rutin dan terpadu bersama unsur kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Khususnya calon penumpang yang berencana berpergian menggunakan jasa angkutan umum di dalam areal terminal.

"Kenyamanan dan keamanan penumpang merupakan kewajiban yang harus kami penuhi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5071 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1817 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1759 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1561 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1529 personAnita Karyati